WhatsApp Image 2017 09 04 At 11.20.59

Peringatan Idul Adha 1438 H SMK Negeri 1 Jamblang

Alhamdulillah, tahun ini Warga SMKN 1 Jamblang melaksanakan Proses Penyembelihan Hewan Kurban, yang terdiri 1 ekor sapi dan 12 ekor kambing/domba.

“BERKORBAN”

بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

 

QS ALHAJJ (22) : 37

لَن يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا
وَلَٰكِن يَنَالُهُ التَّقْوَىٰ مِنكُمْ
كَذَٰلِكَ سَخَّرَهَا لَكُمْ
لِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ
وَبَشِّرِ الْمُحْسِنِينَ

Daging-daging (unta, sapi, kambing) dan darah-darah mereka itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah,
tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu membesarkan (menyadari kebesaran) Allah terhadap hidayahNya kepada kamu.
Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik.

A. PENGANTAR

Ketika memahami kehidupan manusia di sekitar kita, setiap hari bahkan setiap saat, kita harus menegakkan solat sebagai perisai pencegahan supaya terhindar dari berbuat keji dan munkar.

… واقم الصلاة
إن الصلاة تنهى عن الفحشاء والمنكر…
Qs Alankabuut (29) : 45

Beriring dengan menegakkan solat, kita pun harus selalu berkorban dengan berbagai cara dan bentuk, tergantung kondisi dan masalah yang sedang dihadapi.
Ada yang berkorban dengan harta, tenaga, pikiran, waktu dan terkadang harus berkorban dengan perasaan bahkan mengorban diri sendiri.

ومن الناس من يشري نفسه ابتغاء
مرضات الله ؛ والله رءوف بالعباد

Qs Albaaqoroh (2) : 207

Kesemuanya semata-mata karena rasa bersyukur kepada Allah yang telah memberi beragam kenikmatan yang banyak.

إنا أعطيناك الكوثر فصل لربك وانحر
ان شاناك هو الابتر
Qs Alkautsar (108) : 1-3

B. PEMAHAMAN

1. Asal Kata Qurban

Qurban berasal dari kata “qoroba” yang artinya “telah mendekat”.
Proses mengenal dan bertemu Allah diawali dari :
• Taqorrub ilallaah
(mendekat kepada Allah)
• Ma’allaah
(bersama Allah)
• ‘Indallaah
(di sisi Allah)
• Tauhidullaah
(mengesakan/ menyatu dengan keberadaan Allah)

تقرب إلى الله مع الله عند الله توحيد الله

2. Pengertian Berkorban Secara
Umum

Berkorban adalah memberikan sesuatu yang dimiliki, seperti : harta; waktu; tenaga; pikiran atau diri sendiri (jiwa) sebagai rasa bersyukur karena nikmat yang banyak dari Allah.

3. Pengertian Berkorban Secara
Khusus

a. Secara Material
Adalah menyembelih hewan qurban ( unta/sapi/kambing/ domba) sesuai syareat Islam.

b. Secara Energial
Adalah suatu amalan yang bernilai taqwa atau bertujuan untuk mencapai taqwa (yanaaluhuttaqwaa) sebagaimana amalan berpuasa (la’allakum tattaquun).
Berarti bukan dinilai dari
hewan qurbannya, seperti : jenisnya; jumlahnya; harganya;
fisiknya dan sebagainya.

4. Tujuan Berkorban

Tujuan berkorban adalah sarana untuk mencapai ketaqwaan.
Bertaqwa adalah berbuat baik dengan mengharap ridho Allah (wa’amilushshoolihaati bil ikhlaash) yang didasari keimanan dan dilakukan sesuai dengan :
• kemampuan
Qs Albaaqoroh (2) : 185
يريد الله بكم اليسر ولا يريد بكم العسر

• kesanggupan
Qs Albaaqoroh (2) : 186
لا يكلف الله نفسا إلا وسعها …

• keadaan
Qs Alisroo’ (17) : 84
كل يعمل على ساكلته

5. Esensi Berkorban

Esensi Berkorban adalah
لتكبروا الله على هداكم
yakni supaya menyadari atas kebesaran Allah, bahwa kita sangatlah kecil. Juga menyadari bahwa sesungguhnya diri kita dengan segala fasilitas yang ada adalah milik Allah. Bahkan Timur dan Barat pun milik Allah maka disitulah Wajah Allah.

ولله المشرق والمغرب فاينما تولوا فثما وجه الله إن الله واسع عليم
Qs Albaaqoroh(2) :115

Dengan menyadari kebesaran Allah maka kita akan mampu membaca beragam petunjuk Allah yang berbentuk tulisan
(Aayaatul Khoththiyyah) maupun berupa kejadian (Aayaatul Kauniyyah)

Selanjutnya kita akan menyandang gelar “Muhsiniin” yaitu orang-orang yang berbuat kebaikan.

C.PENUTUP

Bagaimana orang-orang yang belum bisa berkorban secara khusus atau berkorban hewan sembelihan ?

Sesunggunya mereka pun sudah berkorban, namun berkorban dengan cara yang lain yaitu menjaga keseimbangan dan kesinambungan lingkungan sekitar demi tujuan kemashlahatan bersama.

وما أرسلناك إلا رحمة للعالمين
Qs Alanbiyaa’ (21) : 107