Profil LSP – P1 SMKN 1 Jamblang

Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 SMKN 1 JAMBLANG adalah lembaga pendukung BNSP yang bertanggung jawab melaksanakan sertifikasi kompetensi profesi. LSP P1 SMKN 1 JAMBLANG didirikan oleh SMKN 1 JAMBLANG melalui SK Dewan Pengarah Nomor :  800/579/SMKN1 – BP3 Wil V tanggal 20 Agustus 2017

LSP P1 SMKN 1 JAMBLANG bertujuan untuk melakukan sertifikasi sumber daya manusia pada bidang Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan, Teknik Kendaraan Ringan Otomotif, Teknik dan Bisnis Sepeda Motor, Teknik Otomasi Industri, dan Teknik Komputer dan Jaringan.

Pendirian LSP P1 SMKN 1 JAMBLANG mendapatkan dukungan dari asosiasi profesi dan para profesional bidang Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan, Teknik Kendaraan Ringan Otomotif, Teknik dan Bisnis Sepeda Motor, Teknik Otomasi Industri, dan Teknik Komputer dan Jaringan.

LSP P1 SMKN 1 JAMBLANG bertugas mengembangkan standar kompetensi, melaksanakan uji kompetensi, menerbitkan sertifikat kompetensi serta melakukan sertifikasi tempat uji kompetensi.

Dalam melaksanakan tugas dan fungsi, LSP P1 SMKN 1 JAMBLANG mengacu kepada Pedoman yang dikeluarkan BNSP. Dalam pedoman tersebut ditetapkan persyaratan yang harus ditaati untuk menjamin agar lembaga sertifikasi menjalankan prosedur sertifikasi kepada pihak ketiga secara konsisten dan profesional, sehingga dapat diterima di tingkat nasional yang relevan.

 VISI:

Menjadi lembaga sertifikasi profesi untuk menghasilkan tenaga kerja yang kompeten dan profesional skala nasional maupun international

MISI:

  1. Menyelenggarakan sertifikasi kompetensi tenaga kerja sektor Teknologi rekayasa dan Teknologi Informasi yang independen dan profesional
  2. Menjamin mutu dengan menjaga proses sertifikasi sesuai dengan standar yang berlaku dan melakukan inovasi-inovasi.
  3. Menetapkan kompetensi sumber daya manusia melalui prosedur sertifikasi profesi kompetensi di bidang Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan, Teknik Kendaraan Ringan Otomotif, Teknik dan Bisnis Sepeda Motor, Teknik Otomasi Industri, dan Teknik Komputer dan Jaringan.

KEBIJAKAN MUTU

  1. Lembaga sertifikasi profesi P1 SMKN 1 JAMBLANG bertekad menerapkan dan memelihara mutu sesuai dengan pedoman BNSP 201 dan 202.
  2. Seluruh personil LSP P1 SMKN 1 JAMBLANG berkomitmen untuk menyelenggarakan Uji kompetensi bidang Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan, Teknik Kendaraan Ringan Otomotif, Teknik dan Bisnis Sepeda Motor, Teknik Otomasi Industri, dan Teknik Komputer dan Jaringan.secara

SASARAN MUTU

 Tercapainya standarisasi kompetensi sumberdaya manusia bidang Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan, Teknik Kendaraan Ringan Otomotif, Teknik dan Bisnis Sepeda Motor, Teknik Otomasi Industri, dan Teknik Komputer dan Jaringan.

RUANG LINGKUP

LSP P1 SMKN 1 JAMBLANG merupakan LSP Pihak Pertama (LSP-P1) yang utamanya melakukan sertifikasi kepada peserta didik SMKN 1 JAMBLANG dan kepada peserta didik SMK lain yang memiliki kompetensi keahlian yang sama di bidangnya sesuai dengan skema sertifikasi yang tercantum dalam panduan mutu ini  yang menjalin kerjasama dengan LSP P1 SMKN 1 JAMBLANG.

IDENTIFIKASI ACUAN NORMATIF

A. Dokumen acuan berikut diperlukan untuk penerapan Pedoman ini.

  1. Undang-undang Nomor 3 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan
  2. Undang – Undang No.20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional
  3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2004 tentang Badan Nasional Sertifikasi Profesi
  4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2006 tentang Sistem Pelatihan Kerja Nasional
  5. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia
  6. Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2012 tentang Sistem Standardisasi Kompetensi Kerja Nasional
  7. Pedoman BNSP 201 Tahun 2014 dan  PBNSP terkait
  8. Peraturan BNSP No. 1 Tahun 2017 tentang PEDOMAN PELAKSANAAN SERTIFIKASI KOMPETENSI BAGI LULUSAN SMK

B. Acuan yang tercantum tahunnya, menjelaskan bahwa hanya edisi tahun tersebut yang digunakan sebagai acuan. Untuk acuan yang tidak tercantum tahunnya, maka edisi terbaru yang digunakan sebagai acuan, termasuk perubahan-perubahannya.